Belajar Bahasa Minang

[BELAJAR BAHASA MINANG] BAGIAN 3

Setelah absen dalam satu kali posting, kali ini saya memberika kosa kata baru dalam rubrik Belajar Bahasa Minang. Dalam rubrik kali ini, kita akan bahas beberapa kalimat pertanyaan dalam Bahasa Minang. Ayo mari belajar :

  • Dari Ma Da / Ni? -> Ma disini artinya Mana. Jadi artinya “Dari Mana Uda / Uni?”.
  • Nio Pai Kama Da / Ni? ->  Nio disini artinya Mau. Pai disini artinya Pergi. Kama disini artinya Kemana. Jadi artinya “Mau Pergi Kemana Uda / Uni?”.
  • Tingga Dima Da / Ni -> Tingga disini artinya Tinggal. Dima disini artinya Dimana. Jadi artinya “Tinggal Dimana Uda / Uni?

Cukup untuk rubrik Belajar Bahasa Minang kali ini. Semoga bermanfaat..

Advertisements

[BELAJAR BAHASA MINANG] BAGIAN 2

Memenuhi janji minggu lalu, saya berusaha konsisten untuk posting kata-kata dalam Bahasa Minang. Untuk bagian 2 ini saya menjelaskan mengenal angka dalam Bahasa Minang. Marik belajar :

  1. Dalam Bahasa Minang, angka Satu dikenal dengan kata “Ciek”.
  2. Dalam Bahasa Minang, angka Dua dikenal dengan kata “Duo”
  3. Dalam Bahasa Minang, angka Tiga dikenal dengan kata “Tiga”
  4. Dalam Bahasa Minang, angka Empat dikenal dengan kata “Ampek”
  5. Dalam Bahasa Minang, angka Lima dikenal dengan kata “Limo”
  6. Dalam Bahasa Minang, angka Enam dikenal dengan kata “Anam”
  7. Dalam Bahasa Minang, angka Tujuh dikenal dengan kata “Tujuah”
  8. Dalam Bahasa Minang, angka Delapan dikenal dengan kata “Salapan atau Lapan”
  9. Dalam Bahasa Minang, angka Sembilan dikenal dengan kata “Sambilan”
  10. Dalam Bahasa Minang, angka Sepuluh dikenal dengan kata “Sapuluah”

Nah, bagaimana sahabat Palanta? Sudah bertambahkah pengetahuan kosa kata Bahasa Minangnya? Bagi yang ingin terus belajar Bahasa Minang, tunggu saja setiap hari Minggu hanya di Blog Palanta Ajo Budi.

[Belajar Bahasa Minang] Bagian 1

Yes, akhirnya ada rubrik baru di Palanta Ajo Budi. Rubrik belajar Bahasa Minang. Setiap hari Minggu saya akan posting beberapa kosa kata Bahasa Minang yang biasa di pergunakan ketika makan di Rumah Makan Padang, ketika belanja di Tanah Abang atau tempat lainnya yang penjualnya orang Minang. Ayok kita langsung belajar Bahasa Minang.

  • Tambuah Ciek Da

Tambuah itu artinya Tambah. Ciek itu artinya Satu. Da itu singkatan dari Uda. Jadi kalau digabung akan menjadi “Tambah Satu Uda”. Kata ini mungkin sering kita dengar atau sering kita ucapkan ketika minta tambah nasi.

  • Bara Da?

Bara itu artinya Berapa. Da itu singkatan dari Uda. Jadi kalau digabung akan menjadi “Berapa Uda?”. Kata ini sering di dengar ketika kita akan membayar jika setelah selesai makan di Rumah Makan Padang. Atau bisa juga digunakan untuk menanyakan harga. Kata ini lebih pas diartikan ke Bahasa Indonesia dengan “Jadi Berapa Uda?”.

  • Ndak Bisa Kurang Da?

Ndak itu artinya Tidak. Kata Bisa dan Kurang merupakan kata Bahasa Indonesia yang biasa kita dengar. Da itu singkatan dari Uda. Kalau digabung akan menjadi “Tidak Bisa Kurang Uda?”. Kata ini sering dipakai ketika kita hendak menawar barang akan kita beli. Tempat yang paling cocoknya untuk menerapkan kata ini ada ketika belanja di Tanah Abang, Cipadu.

  • Apo Samba-nyo?

Apo itu artinya Apa. Samba dalam Bahasa Indonesia bisa diistilahkan dengan Lauk. Jadi kalau digabung akan menjadi “Apa Lauknya”? Kata sering kita dengar ketika beli nasi di Rumah Makan Padang. Kata “Apo Samba-nyo” akan digunakan pelayan untuk menanyakan menu yang akan kita pesan.

  • Alah Harago Pas Da

Alah itu artinya Sudah. Harago itu artinya Harga. Da itu singkatan dari Uda. Jadi kalau digabung akan menjadi “Sudah Harga Pas Uda”. Kata ini sering kita dengar ketika kita menawar harga, Uda yang menjawab dengan kata ini. Jadi kalau kita menawar dengan “Ndak Bisa Kurang Da. Maka Uda yang jual akan menjawab “Alah Harago Pas Da”.

Nantikan rubrik belajar Bahasa Minang Minggu depan.