Niat Para Perokok

Saya termasuk orang yang sangat giat mengkampanyekan anti rokok. Kampanye tersebut saya mulai dari keluarga saya sendiri. Ayah dan adik saya merupakan perokok aktif. Ayah merupakan perokok berat. Tetapi gerakan untuk berhenti merokok mustahil bisa terlaksana jika dari pelakunya sendiri tidak ada niat untuk berhenti.

Kalaupun niat untuk berhenti merokok sudah ada, tetapi tidak segera dilakukan, ini juga sama bohong. Niat berhenti merokok itu harus dibarengi dengan implementasi. Percaya atau tidak, para perokok harusnya mengambil pelajaran dari para perokok yang sudah berhenti dari aktifitas ahli hisap tersebut.

Disini saya mencoba shared beberapa tips supaya sahabat palanta yang masih aktif merokok bisa berhenti. Saya tahu niatnya sudah ada, dan dengan adanya tips berikut ini bisa meneruskan niat untuk berhenti total jadi perokok aktif. Seperti biasanya, tips berikut ini saya dapat dari mereka-mereka yang berhasil berhenti merokok.

  • Lakukan rontgen 3D. Cara ini dilakukan oleh saudara dari teman saya. Setelah dilakukan rontgen 3D,¬†hasilnya paru-parunya sudah hitam. Mulai dari saat itu, dia mulai benci dari yang namanya rokok. Sampai-sampai, jika ketika berbicara dengan temannya yang perokok, dia sampai membuang dan menghancurkan rokok temannya tersebut. Teman bertanya, kenapa buang rokok saya? Dia menjawab, saya sudah sangat benci dengan rokok ini, rokok ini yang membuat paru-paru saya hitam.
  • Aduk air dengan garam dalam satu wadah. Celupkan semua ujung rokok yang biasa di hisap ke dalam wadah yang berisi dengan air dengan garam. Masukan lagi kedalam kota. Nah, setiap akan merokok, kita akan merasakan rasa asin.

Intinya, semuanya dikembalikan kepada niat para pelaku perokok.Dan yang penting niat harus diiringi dengan langkah nyata.

Advertisements