[Info Jakarta] Bersabar Ketika Hujan

Hujan tidak seharusnya disalahkan. Kalau kita pernah menyalahkan hujan, berarti secara tidak langsung kita menyalahkan Tuhan karena telah menurunkan hujan.

Sepertinya yang terjadi di beberapa hari belakangan ini. Hujan sangat rajin mengguyur Ibukota. Salah satu faktor yaitu kita sudah memasuki bulan yang berakhiran “ber”. Suatu hal yang pasti terjadi ketika sudah turun adalah datangnya kemacetan.

Halte bus, di bawah jembatan layang dan tempat-tempat berteduh lainnya akan penuh sesak dengan pengendara sepeda motor. Saya hampir tidak pernah meniru hal seperti itu. Karena saya selalu sedia jas hujan di motor.

Menurut pengataman saya, Jakarta akan macet parah ketika ada dua kondisi. Pertama kondisi ketika hujan berlangsung atau sesudah hujan berlangsung dan yang kedua kondisi ketika hari Jum’at.

Makanya, apabila saya sudah bertemu dengan kedua kondisi tersebut, saya akan pulang setelah Shalat Maghrib. Ini mengingat waktu tempuh yang lama dan akan mengakibatkan terlewatnya waktu Shalat Maghrib. Kemacetan tetap ada, tapi setidaknya sudah berkurang dan saya bisa lebih santai di perjalanan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s