Apa Kabar Tanah Sumatra?

Ibu Kota sudah di guyur hujan beberapa hari yang lalu. Namun apa kabar dengan tanah Sumatra? Apakah disana masuh tertutup kabut asap? Kabar terakhir yang saya dapat setelah terjadinya hujan di Jakarta, kabut asap sudah berkunjung ke kampung halaman saya, tepatnya di Kabupaten Padang Pariaman РSumatra Barat. Masker pun sudah mulai laku di sana. Penglihatan pun sudah tidak sejelas dulu lagi.

Banyak kabar yang beredar, bahwa kabut asap yang beberapa tahun sudah sangat langganan dengan tanah Sumatra ataupun tanah Kalimantan itu disebabkan oleh kebakaran hutan karena musim kemarau. Tidak adanya rintikan air hujan yang menyiram hutan Sumatra dan hutan Kalimantan, mengakibatkan pohon mati, terjadi kekeringan dan terjadilah kebakaran. Kalau memang ini penyebabnya, pemerintah seharusnya sudah punya antisipasi untuk mengatasi kebakaran hutan tersebut. Pemerintah harus menyusun semua rencana, apabila sudah mendekati bulan-bulan menjelang terjadinya musim kemarau. Kalau hal ini diterapkan, saya rasa pemerintah bisa mengurangi kerugian yang terjadi, dan tidak akan korban yang berjatuhan.

Namun ada kabar yang cukup menyedihkan saya dengar. Kabarnya kebakaran hutan di tanah Sumatra itu di sengaja oleh perusahaan yang mempunyai kepentingan di sana. Cara ini di lakukan agar klaim asuransi mereka cair. Ironis memang, kalau pun berita ini benar, mereka-mereka itu sangat rakus, tidak peduli nasib masyarakat di sekitar hutan tersebut.

Sekarang, apapun itu penyebab terjadinya kabut asap yang menimpa tanah Sumatra, pemerintah sudah seharus bertindak. Ini sudah merupakan bencana nasional, dampaknya bahkan sudah sampai ke negara tetangga. Sudah ada korban berjatuhan, banyak aktifitas yang terpaksa di hentikan, negara pasti mengalami kerugian yang besar, perusahaan-perusahaan yang beraktifitas di sana juga pasti mengalami kerugian. Ayolah Pak Presiden, berikan kami solusi bukan cuma sekedar janji, bukan sekedar kunjungan, bukan sekedar blusukan.

Advertisements

2 comments

  1. Kalau udah bicara urusan perut apapun dilakukan oknum-oknum yg rakus tak bertanggung jwb itu. Tdk memedulikan orang banyak. Semoga saja yg diberitakan media ttg hukuman buat mereka benar2 terealisasi. Kondisi Jambi saat itu agak membaik meskipun asap tdk setebal kemaren2, kemarenbjuga sempat hujan, entah hujan buatan atau alami setidaknya bisa mengurangi debu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s