Traveler Durhaka

Kalau dalam istilah Minangkabau itu ada istilah anak durhaka, yaitu anak yang tidak berbakti kepada orang tuanya sendiri. Kalau saya sendiri mungkin merupakan traveler yang durhaka, atau bisa juga diartikan sebagai traveler yang tidak berbakti kepada kampung halaman sendiri.

Wah, ternyata juga ada traveler yang durhaka, seperti apa meraka? Kok sampai disebut sebagai traveler durhaka. Sedikit memang terkesan menghakimi diri sendiri. Tapi apa daya, itulah kenyataan yang sama alami sekarang. Saya lebih senang menceritakan tempat-tempat liburan di daerah-daerah lain. Padahal tempat wisata di kampung halaman sendiri belum pernah saya bahas. Bahkan mirisnya belum pernah saya tulis dimanapun, salah satunya di blog saya.

Ini bukan merupakan sebuah sikap diskriminasi atau bagaimana. Tapi akhir-akhir ini saya pun tersadar. Kenapa ya saya tidak menjelajah potensi-potensi wisata yang di bumi Ranah Minang. Apa mungkin karena saya yang sok sibuk ketika pulang kampung? Atau karena saya malas saja keluar kalau sudah sampai rumah tercinta.

Mungkin ini salah satu PR terbesar saya, sebelum melangkah lebih jauh lagi, baca keluar negeri,Β  hahahah. Atau sebelum mengelilingi Indonesia. Ok, sekarang saya mencoba melakukan membuat list, tempat-tempat wisata yang di bumi Ranah Minang, baik yang pernah saya kunjungi maupun yang belum pernah kunjungi.

1. Pulau Angso Duo

Ini merupakan produk asli kampung halaman saya, #kayak makanan aja. Sebenarnya ada tiga gugusan pulau, Pulau Pandan, Pulau Tangah, dan Pulau Angso Duo. Waktu SMA pernah punya rencana kesini. Tapi dilarang sama orang tua. Mungkin karena saya tidak bisa berenang, atau mungkin karena saya merupakan anak paling keren. Jadi orang tua takut kehilangan saya, hehehe. Kalau mau kesini tinggal nyebrang pake perahu nelayan. Saya kurang tahu berapa ongkos pastinya. Tapi tidak begitu mahal juga, cocoklah dengan kantong para backpacker. Ok, ini merupakan PR pertama.

2. Pulau Sikuai

Pulau ini terletak di ibu kota provinsi. Yap, di kota Padang, kota tecinta, kujaga dan kubela. Sebagian orang yang sudah pernah kesana, mereka mengatakan pulau ini sangat eksotis. Pokoknya ini tempat paling rekomendasi di kota Padang selain nongkrong di Taplau (Tapi Lauik).Β  Baik, ini PR kedua. Dari dulu sudah punya plan kesini, tapi sampai sekarang belum sempat-sempat juga. Aduh buud, benar-benar durhaka kamu.

3. Jam Gadang Bukittinggi

Ikon kota Bukittinggi, jam gadang. Menurut saya, sisi jam yang paling menarik adalah angka 4. Kalau sekarang, angkat 4 romawi yang kita temui adalah IV. Tapi tidak pada jam gadang tersebut, angka 4 yang tertera pada jam gadang tersebut adalah IIII. Selain jam gadang, Bukit tinggi juga punya tempat wisata, salah satunya kebun binatang. Saya terakhir kesini ketika masih SMA kalau tidak salah. Ini bukan PR sih, tapi pengen kesana lagi.

4. Pulau Mentawai

Jujur, ini merupakan tempat yang paling ingin saya kunjungi. Saya ingin tahu kehidupan masyarakat di sana. Seperti apa mereka beraktifitas, pulau Mentawai masih memiliki suka anak dalam. Menyusuri sungai-sungainya, menikmati pantainya yang terkenal sangat bagus untuk surfing. Kalau menurut saya mungkin ini Balinya Sumatra Barat.

Sebenarnya masih banyak potensi wisata di bumi Ranah Minang lainnya, takutnya kalau saya tulis semua, tidak sempat saya kunjungi. Mungkin itu cukup 4 itu dulu, kalau ada waktu dan kesempatan akan coba saya kunjungi dan telusuri lagi, hehehe.

Baik, itu merupakan PR saya sekarang ini. Bingung juga mana yang didahuluin. Sekarang saatnya menyiapkan rencana dengan baik, budget dengan baik. Dan yang paling penting menghubungi teman-teman saya yang ada di kampung halaman, untuk mendukung perjalanan saya kesana. Kalau ada yang mau ikut, silahkan hubunngi saya.

Ranah Minangkabau, engkau selalu di hati, kemanapun daku melangkah, kemanapun daku merantau, engkau pastiΒ  kuingat selalu. Visit Sumatra Barat, stop jadi traveler durhaka.

Advertisements

10 thoughts on “Traveler Durhaka

  1. ( ikutan malu dan tutup muka juga…. 😦 )

    bunda hanya pernah tau Bukittinggi dan sekitarnya seperti Danau Maninjau, Danau Singkarak, Danau Diateh dan Danau Dibawah, Pasar Ateh dan pasar bawah, Puncak Lawang, Batang Harau, Istano Pagaruyuang….
    Daaan………………….tak satupun kepulauan diatas yang Joe tulis disini pernah bunda kunjungi…
    ( jadi…kita sama durhakanya ya….hahahahaa.)

    Semoga saja lain waktu, kalau ada umur dan waktu, bisa menjelajahi kampung sendiri ya Joe…
    atau….samo2 awak pulang kampuang, baa ? πŸ˜€

    Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s