Kerasnya Hidup, Kita Yang Menentukan

Hidup ini terasa sangat mudah, apabila kita sendiri yang memudahkannya. Jadikan masa lalu untuk penyemangat kita, karena dimasa lalu itu terdapat banyak pembelajaran. Banyak juga orang yang dengan gampangnya melupakan sejarah. Bagi saya sejarah merupakan awal kebangkitan dari segala keterpurukan. Karena bangsa yang maju dan berkembang adalah bangsa yang belajar dari sejarah masa lampau. Kita bisa lihat jepang, bagaimana sekarang maju setelah mengalami berbagai macam masalah dan cobaan. Kita bisa mengambil hal-hal positif dari kebangkitan jepang.

Satu hal yang paling penting adalah bagaimana kita bisa bertahan hidup ditengah kerasnya kehidupan zaman sekarang. Kita harus beradaptasi dengan cepat di lingkungan yang baru kita tempati. Hal ini sudah saya buktikan, ketika saya ditugaskan di Lampung, Palembang, Bali, Jakarta dan sekarang di Balikpapan. Rezeki itu ada dimana-mana, keluarlah, merantau, karena itu akan mengubah hidup kita, jangan hanya berbenam diri di tempat kita lahir. Dunia itu masih luas, masih banyak hal-hal baru yang harus kita pelajari. Merantau merupakan cara kita beradaptasi dan bertahan hidup di suatu deerah yang baru, atau daerah yang belum pernah kita tempati.

Ketika pertama saya dapat tugas ke Lampung, saya tidak mempunyai sanak saudara di sana, dan saya berprinsip, inilah sesungguhnya merantau. Saya yakin, kenyamanan kita untuk tinggal di suatu daerah yang baru, tergantung bagaimana cara kita berinteraksi dengan masyarakat setempat. Cobalah untuk memahami kondisi masyarakat setempat. Kebiasaan saya beberapa hari sebelum berangkat ke daerah yang baru, saya melakukan searching di google, saya cari tahu bagaimana kultur masyarakatnya, makanannya, biaya hidup, cara bergaul atau berinteraksi, dan yang paling penting tempat liburannya.

Karena ini penting, kita bekerja untuk diri sendiri, jangan hanya sibukan diri dengan bekerja, nikmatilah hasil dari kerja kita tersebut. Berlibur merupakan cara yang terbaik. Nikmatilah alam yang telah diciptakan Allah kepada kita. Hiruplah udara-udara yang bersih, pandangi helaian hijaunya daun perbukitan, atau birunya lautan.

Pekerjaan dan liburan merupakan suatu hubungan yang sengat erat keterkaitannya. Terkadang kita dapat melakukan dua hal tersebut secara bersamaan. Hal ini pernah saya rasakan ketika bertugas di pulau Bali. Pagi-pagi saya berangkat ke kantor, sorenya saya menikmati indahnya pantai-pantai di pulau Dewata. Sekali lagi saya tekankan, mudahnya hidup kitalah yang menetukan. Ini sudah saya buktikan, masa depan kita, kita jugalah yang menentukan. Kita boleh mendengar masukan atau saran dari orang sekitar. Tapi yang memutuskan adalah kita, karena mereka-mereka tidak akan pernah tahu bagaimana kondisi jalan yang akan kita hadapi. Percayalah pada diri sendiri, percaya pada kemampuan sendiri.

Hidup memang bergantung kepada orang lain. Tapi keputusan ada di tangan kita. Saya pernah memberi kepada nasehat atau semacam saran kepada beberapa teman saya. Dengarlah nasehat orang tuamu, dengarlah nasehat orang-orang sekeliling mu, tapi yang akan menjalani dan yang akan menentukan kamu  sendiri.

Cobalah meyakinkan kepada orang-orang disekitar kira, bahwa apa yang kita jalani sekarang, merupakan hal yang terbaik bagi diri kita sendiri. Dan paling penting pelajari lagi lebih dalam apa yang lagi kerjakan sekarang. Karena sebuah kesungguh-sungguhan akan melahirkan sebuah hasil yang sangat memuaskan.

Advertisements

2 thoughts on “Kerasnya Hidup, Kita Yang Menentukan

  1. Yang paling saya suka adalah kata kata “hidup terasa sangat mudah, apabila kita bikin mudah”
    Satu lagi yang saya suka “bekerja sambil liburan”

    Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s