Ketika Pendidikan dan Hal Yang Tidak Penting

Akhir bulan serta awal bulan yang sibuk serta membosankan. Kenapa tidak, saya mesti mengadapi banyak kerjaan. Terkadang saya pun  merasa kebingungan bagaimana merotasi pikiran ini supaya berada pada posisi yang benar, sesuai pekerjaan yang saya hadapi. Saya teringat, beberapa bulan lalu, ketika saya berkutat dengan tugas akhir, serta harus ngabsen tiap pagi di ruangan dosen, serta harus menunggu seperti pengemis di depan pintu masuk ruangan dosen. Itu adalah hal yang paling konyol yang pernah saya lakukan, saya benar-benar seperti pengemis, di depan saya mahasiswa lalu lalang, saya pun merasakan kondisi pasar yang semarawut.

Waktu itu pikiran saya mempunyai sekat-sekat. Saya sangat sulit mencari suatu titik fokus untuk menarik garis lurus dari masalah yang ada.  Sepertinya sekarang saya kembali merasakan hal yang sama, saya harus berhadapan dengan berbagai kondisi yang bisa membuat saya  bingung. Pendidikan yang saya tempuh saat ini seperti jalan yang mempunyai banyak simpang. Saya harus menapaki simpang-simpang tersebut, setelah itu baru lah saya bisa sampai di ujung jalan. Di setiap sisi jalan, saya menemukan beberapa hal yang tidak penting.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s